jump to navigation

Selamat Hari Raya Idul Adha 17 November 2010

Posted by SLVRShop in OTHERS.
Tags:
trackback

Bulan Dzulhijah merupakan bulan bersejarah bagi umat Islam. Pada bulan ini kaum muslimin dari berbagai belahan dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji adalah ritual ibadah yang mengajarkan persamaan di antara sesama, dari status sosial manapun, entah itu si kaya, si miskin, rakyat, pejabat semuanya bertujuan satu mengagungkan kebesaran Allah. Selain ibadah haji, pada bulan ini umat Islam merayakan hari raya Idul Adha. Lantunan takbir diiringi tabuhan bedug menggema menambah semaraknya hari raya. Suara takbir bersahut-sahutan mengajak kita untuk sejenak melakukan refleksi bahwa tidak ada yang agung, tidak ada yang layak untuk disembah kecuali Allah, Tuhan semesta alam. 

Pada hari itu, kaum muslimin dianjurkan untuk menyembelih binatang kurban bagi yang mampu. Anjuran berkurban ini bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ibrahim kepada putra terkasihnya yakni Nabi Ismail. Nabi Ismail merupakan putra tercinta Nabi Ibrahim yang kehadirannya ditunggu bertahun-tahun. Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih Nabi Ismail, ini merupakan ujian yang berat dimana Nabi Ibrahim harus merelakan putranya untuk disembelih, tapi dengan didasari ketakwaan yang kuat, perintah Allahpun wajib dilaksanakan seberat apapun. Atas ketulusan hati Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail, Allah pun mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba, kisah ini seperti yang tercantum dalam Al Qur’an Surat al Shaffat ayat 102-109.

“Maka tatkala anak itu (Ismail) telah sampai (pada umur sanggup) untuk berusaha bersama-sama Ibrahim, berkatalah Ibrahim: ‘Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka pikirkanlah apa pendapatmu!’ Ia menjawab: ‘Hai bapakku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insyaallah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.’ Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim telah membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: ‘Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu,’ sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) ‘Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim’.” (Ash-Shaffat: 102-109)

Peristiwa ini memberikan kesan yang mendalam bagi kita, dimana merupakan potret puncak kepatuhan seorang hamba kepada Tuhannya. Nabi Ibrahim mencintai Allah melebihi segalanya, termasuk darah dagingnya sendiri. Kecintaan Nabi Ibrahim terhadap putra kesayangannya tidak menghalangi ketaatan kepada Tuhan. Model ketakwaan Nabi Ibrahim ini patut untuk kita teladani. Dan tak lupa saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul 1431 H.

 

Komentar»

1. azizyhoree - 17 November 2010
Setiawan - 17 November 2010

Selamat hari raya juga mas Aziz

2. ocho99® pilot ROBOT OMPONG - 17 November 2010

duwaxxx met berqurban juga.

ni tek kasi daging qurban..

http://rosso99.wordpress.com/2010/11/17/tongseng-bro/

3. Setiawan - 17 November 2010

Met hari raya juga..
Siap disantap daging kurbannya… :mrgreen:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: